Karakteristik Perkembangan Konsep
Diri Peserta Didik
Konsep diri bukanlah sesuatu yang
dibawa sejak lahir. Kita bahkan tidak dilahirkan dengan konsep diri tertentu.
Kita dilahirkaan tidak memiliki konsep diri, tidak memiliki pengetahuan tentang
diri, dan tidak memiliki pengharapan bagi diri kita sendiri, serta tidak
memiliki penilaian apapun terhadap diri kita sendiri. Dengan demikian konsep
diri terbentuk melalui proses belajar yang berlangsung sejak masa pertumbuhan
hingga dewasa.
Lingkungan, pengalaman, dan pola
asuh orang tua turut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan
konsep diri seseorang. Sikap dan respon orangtua serta lingkungan akan menjadi
bahan informasi bagi anak untuk menilai siapa dirinya. Apabila seorang anak
dibersarkan dalam pola asuh dan lingkungan yang salah adalam arti negative maka
konsep diri, perilaku, dan sikapnya akan menjadi negatif, begitupun
sebaliknya. Hal ini dikarenakan anak cenderung menilai dirinya berdasarkan apa
yang telah ia alami dan dapatkan dari lingkungannya.
Adapun pengertian konsep diri. Konsep diri
didefenisikan sebagai semua pikiran, keyakinan dan kepercayaan yang merupakan
pengetahuan individu tentang dirinya dan mempengaruhi hubungan dengan orang
lain (Stuart & Sundeen 2005).

DAFTAR PUSTAKA
Desmita. 2014. Psikologi Perkembangan
Peserta Didik. Bandung: PT.
Remaja Rosdakarya.
Riyadi, Muchlisin. Pengertian dan Komponen
Konsep Diri. http://www.kajianpustaka.com/2013/09/pengertian-dan-komponen-konsep-diri.html.
Diakses pada 01 April 2017, pukul 03.16.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar