Jumat, 31 Maret 2017

Perkembangan Konsep Diri (Karakteristik Perkembangan Konsep Diri Peserta Didik)


Karakteristik Perkembangan Konsep Diri Peserta Didik
            Konsep diri bukanlah sesuatu yang dibawa sejak lahir. Kita bahkan tidak dilahirkan dengan konsep diri tertentu. Kita dilahirkaan tidak memiliki konsep diri, tidak memiliki pengetahuan tentang diri, dan tidak memiliki pengharapan bagi diri kita sendiri, serta tidak memiliki penilaian apapun terhadap diri kita sendiri. Dengan demikian konsep diri terbentuk melalui proses belajar yang berlangsung sejak masa pertumbuhan hingga dewasa.
            Lingkungan, pengalaman, dan pola asuh orang tua turut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan konsep diri seseorang. Sikap dan respon orangtua serta lingkungan akan menjadi bahan informasi bagi anak untuk menilai siapa dirinya. Apabila seorang anak dibersarkan dalam pola asuh dan lingkungan yang salah adalam arti negative maka konsep diri, perilaku, dan sikapnya akan menjadi negatif, begitupun sebaliknya. Hal ini dikarenakan anak cenderung menilai dirinya berdasarkan apa yang telah ia alami dan dapatkan dari lingkungannya.
            Adapun pengertian konsep diri. Konsep diri didefenisikan sebagai semua pikiran, keyakinan dan kepercayaan yang merupakan pengetahuan individu tentang dirinya dan mempengaruhi hubungan dengan orang lain (Stuart & Sundeen 2005). 

 

DAFTAR PUSTAKA
Desmita. 2014. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Riyadi, Muchlisin. Pengertian dan Komponen Konsep Diri. http://www.kajianpustaka.com/2013/09/pengertian-dan-komponen-konsep-diri.html. Diakses pada 01 April 2017, pukul 03.16. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar